Akibat Meremehkan Uang Untuk Berhaji

In Dokumentasi

Akibat Meremehkan Uang Untuk Berhaji – Menunaikan Rukun Islam Yang ke 5, siapapun di antara kita (Muslim) pastinya sangat menginginkan untuk bisa menunaikannya, Karena salah satu keutamaan ibadah haji yang saya kutib dari sebuah Ebook yang berjudul Shahih Muslim Indonesia dalam Bab Kitab Haji, diterangkan :

Bahwa Rasulullah SAW, bersabda : Barang siapa datang (Haji) ke Baitullah ini lalu tidak berbicara kotor dan tidak berbuat maksiat, maka ia akan kembali seperti ketika dilahirkan oleh Ibunya (HR. Abu Hurairah, ra – Shahih Muslim No. 2404)

Lantas kenapa tidak boleh meremehkan uang / niat untuk berhaji ? untuk yang ini sebenarnya saya tidak bisa menjelaskan panjang lebar, tapi saya akan sedikit bercerita soal ini, yang mungkin bisa di ambil hikmahnya, saya sendiri juga belum tahu benar atau tidak tapi yang saya lihat realitanya seperti itu.

Cerita Pertama :

Ada sebuah cerita di alami oleh tetangga saya, dimana tetangga saya itu dulunya orang yang cukup terpandang di kalangan masyarakat di kampung saya, seorang pengusaha, punya toko yang cukup besar, selain toko, juga punya usaha telur ayam, juga peternak sapi, yang cukup sukses kala itu, semua itu lambat laun semua usahanya mengalami penurunan yang sangat drastis, suatu ketika Ibunya si pengusaha tersebut sedang bersih – bersih tokonya, si pengusaha tersebut menyimpan semua uangnya di dalam bungkusan plastik dan di taruh di sampah yang di kumpulkan, khususnya sampah yang mudah terbakar, seperti kardus, kertas dll. Ibunya berniat mau membersihkan sampah – sampah tersebut, tanpa di sadari atau di cek terlebih dahulu, si ibunya tersebut mengambil semua sampah – sampah dan menaruhnya di tong sampah yang terbuat dari drum untuk di bakar, walhasil sampah dan bungkusan yang ada di kantong plastik yang berisi uang yang oleh ibunya di sangka sampah ikutan di bakar.

Suatu hari si pengusaha tersebut tanya sama ibunya dimana sampah yang di kumpulkan tersebut, karena mendapati sudah bersih, oleh ibunya di jawab sudah dibakar di tong sampah, betapa kagetnya si pengusaha setelah di lihat mendapati semua uangnya terbakar dan hanyak menisakan sedikit bagian uang yang tak terbakar. pas di tanya, ibunya menjawab katanya tak sempat ngecek karena berada di tumpukan sampah jadi dikiranya bungkusan tersebut adalah sampah.

Usut Punya usut, uang tersebut sedianya mau di pakai untuk daftar haji, karena masih belum cukup, rencanya uang tersebut mau di pakai dulu buat usaha lain, dan keuntungannya buat menambah biaya, setelh kejadian itu, si pengusaha tersebut usahanya mulai ada penurunan, dari produksi telur yang cendrung menurun dan terus menurun, lama kelamaan jadi gulung tikar, tokonya juga mulai sepi dan lama kelamaan juga habis dan gulung tikar pula, sapi – sapinya semua di jual buat nutupin hutang dan sampai semua habis tak punya apa – apa lagi, untuk menutup beban hidup keluarga, istrinya memutuskan kerja di luar negeri, 3 tahun lebih kerja di luar negeri setelah pulang tidak kunjung mengalami perubahan, ankanya ugal – ugalan, yang pernah ketahuan sama ibunya anaknya membawa cewek kerumah dan berbuat tak seronok, setelah anaknya nikah tak berenti sampai disitu.

Berlanjut ke anakanya , setelah menikah ia mencuba membuka usaha jadi pedahang sayur, cukup sukses saat itu tapi ntah kenapa lama kelamaan sudah tak terlihat lagi usahanya  sebagai pedagang sayur, ia banting setir dan beralih profesi menjadi pengusaha ayam seperti yang di lakukan ayahnya dulu, ia merintis dari awal itupun juga tak menuai hasil, pemasuka belum ada tapi pengeluaran rata – rata perharinya kurang lebih 400 sampai 500 ribuan, semua di jual, mobil, motor, bahkan sekarang ia terus mendesak istrinya untuk meminjam uang mertuanya untuk menambah modal usahanya, dimana sang mertua baru dapat uang arisan senilai 14 juta yang sedianya uang arisan tersebut buat renovasi rumah.

Cerita Kedua :

Singkat saja, intinya ia seorang pengusaha Pupuk Pertanian, ia ikut arisan dan bernadzar kalau ia dapat arisan 3 kali berturut – turut maka uang tersebut akan di pakai buat daftar haji, ia ikut arisan 3 atas nama Ia sendiri, Istrinya dan Anaknya, Alhamdulillah Allah SWT mengijabah, 3 kali berturut, bulan ke dua, ke tiga dan bulan ke empat karena arisannya kan tiap sebulan sekali senilai 200ribu, jadi kalau ikut 3 senilai 600ribu.  Setelah mendapat uang arisan beruntun, ternyata ia merubah niatnya, bukannya uang tersebut buat daftar haji, malah di pakai buat beli kambing, katanya biar bertambah selain itu melaksanankan ibadah haji kan nunggunya lama, jadi sembari menunggu uangnya di pakai dulu but modal usaha, ternak kambing, bukannya usahanya berhasil, justru malah lama kelamaan semua kambingnya tewas dan usahanya bangkrut, tak hanya usaha kambingnya bahkan toko pertaniannya sekrang sudah sepi. #Akibat menyelewengkan uang yang sudah di niatkan untuk beribadah haji.

Cerita Ketiga :

Seorang mantan lurah di kampung saya, setelah tak lagi menjabat sebagai kepala desa, ia membuat usaha ayam petelur, setelah lama menggeluti usahanya, Alhamdulillah penghasilan terus mengalami peningkatan, hingga suatu ketika terdengar omongan dari mulut ke mulut, jika sang mantan lurah mau daftar haji, kurang lebih setahun yang lalu, sang mantan lurah mengalami sebuah kecelakaan saat berlari, ia tersandung sebuah tunggak kayu yang mengakibatkan tungkak kakinya mengalami robok yang cukup dalam sehingga harus di bawa ke rumah sakit, tidak hanya itu cucunya pun sering kerumah sakit karena sakit, di tambah lagi beberapa kandang ayamnya pun yang dulunya banyak kini tinggal hanya menyisakan satu, ternyata usut punya usut, uang sebesar kurang lebih 5 juta yang sedianya mau di gunakan untuk daftar haji, di selewengkan dengan alasan untuk sementara di pergunakan dulu untuk membeli katul dan sentrat makanan ayam, daftar hajikan nunggunya sangat lama, bisa bertahun-tahun.

Cerita Keempat :

Di alami oleh keluarga saya sendiri yang merasakan tak seperti dulu lagi, dulu biarpun sedikit ada kerjaan Alhamdulillah bisa menabung, hingga suatu ketika biarpun ada banyak kerjaan tak bisa seperti dulu susah buat menabung, dimulai dari gagalnya kakak saya bekerja di luar negri, di luar negri cuma 3 bulan dan setelah itu di pulangkan, tak tau apa alasannya, padahal saat itu keluarga berharap dengan kakak saya kerja di luar negeri dapat membantu membayar tanggungan hutang pada bank yang saat itu di pakai kakak saya  buat biaya ke luar negeri, tapi apa mau dikata, di luar negeri kakak saya tak berhasil.

Suatu ketika aat saya sedang ngobrol bersama bunda, saya lupa apa topiknya yang jelas bunda saya ngomongin tentang seretnya rejeki  yang di alami keluar yang tak seperti dulu, lalu gimana ceritanya saya lupa tiba – tiba membahas soal haji, dan saya ceritakan cerita yang di alami tetangga seperti yang saya ceritakan diatas, intinya jangan pernah meremehkan uang haji, jangankan uang haji sudah tersedia, meremehkan niat saja tak baik.

Lalu bunda saya cerita, katanya dulu pernah ada orang tanya sama bunda, tetangga juga yang tanya, begini tanyanya “Mah…. gak ser lungo kaji (Mah…. ga ingin pergi haji ?)” bunda saya jawab “halah ora ser (halah gak pengen)”, terus saya bilang mungkin iku sebabnya, mak…. makanya kalau di tanya orang seperi itu, jangan di jawab “ga ingin” tapi jawab “pengen” kapan waktunya ya g tau manut Gusti Allah seng maringi dalan e rejeki, yang pentingkan punya niat dulu.

Menyadari itu semua kami sekeluarga langsung melakukan Taubatan Nashuha mengakui semua kesalahan yang telah di perbuat, mungkin pikirnya bunda waktu itu, mau berhaji pakai modal dari mana, pekejaan cuma penjahit, saya, kakak saya dan ayah saya cuma pekerja bangunan, Alhamdulillah lama kelamaan ekonomi keluarga saya berubah bisa seperti dulu lagi.

——————————————-

Hikmah yang dapat di ambil dari cerita di atas, semua harus di awali dengan niat yang baik, dan jangan meremehkan sesuatu apalagi itu berkaitan dengan ibadah kepada Allah SWT, kalau sudah punya niat, selanjutnya berdoa dan berusaha, untuk urusan ibadah Allah pasti akan memudahan.

Semoga cerita Akibat Meremehkan Uang Untuk Berhaji diatas, dapat di ambil hikmahnya, semoga bermanfaat, terima kasih

Related Search

Tags: #Cerita

author
Author: 
Sebuah Blog Layanan Jasa Review | Jasa Review Website | Jasa Review Blog | Jasa Review Produk | Jasa Listrik | Content Placement. Minat Menggunakan Jasa Blog Rizkyzone ? Silakan kontak melalui Email : rizkythoriqzone@gmail.com | Call/SMS : 085 755 070 200 | BBM : 74679cf5 | FB : Facebook.com/keihinkitaco
Kenapa Kita Ketagihan Belanja Online? Ini Jawabannya
Kenapa Kita Ketagihan Belanja Online? Ini Jawabannya
Kenapa Kita Ketagihan Belanja Online? Ini Jawabannya
3 Kenyamanan Seorang Blogger Ponsel dalam Keterbatasan
3 Kenyamanan Seorang Blogger Ponsel dalam Keterbatasan
3 Kenyamanan Seorang Blogger Ponsel dalam Keterbatasan
Google PageRank Update Semua Domain Berpagerank Berubah Jadi 0
Google PageRank Update Semua Domain Berpagerank Berubah Jadi 0
Google PageRank Update Semua Domain Berpagerank Berubah
Wishlisht 2016 : Huawei G8
Wishlisht 2016 : Huawei G8
Rizkyzone.com – Seperti biasa, awal tahun baru
  1. author

    profhariz3 years ago

    MashaAllah. Jika ada uang haruslah segera tunaikan.
    profhariz Postingan Terbaru….Ulasan 5 Diet Plan Paling PopularMy Profile

    Reply
  2. author

    Weda3 years ago

    Ini jadi pelaran buat kita semua untuk tidak berbuat ceroboh. Makasi buat infonya ya

    Reply
  3. author

    lusiana house | Pusat Penjualan Fashion Online Berkualitas3 years ago

    nice share! intinya kita semua harus berprasangka baik ya gan ^^

    Reply
  4. author

    Cikgu Hairul3 years ago

    Ya Allah, indahnya cara teguran Dia bagi memperingatkan hambaNya yang sering terlupa.
    Cikgu Hairul Postingan Terbaru….Pengalaman Haji dan Umrah: Mendaki Jabal Nur, Menjejak Gua HiraMy Profile

    Reply
    • author
      Author

      Rizky Mahrizal3 years ago

      Teguran Allah SWT berarrti tanda kecintaan Allah SWT kepada HambaNya yah Cik

      Reply
  5. author

    Aditya-Web.com3 years ago

    Mungkin bisa dibilang the power of niat. Dan pelajaran yang bisa saya ambil jangan sekali kali bermain – main atau menyepelekan dengan niat. Terima kasih sudah berbagi kisah nya mas 🙂

    Reply
  6. author

    Ditter3 years ago

    Astagfirullahalazhim….

    Ceritanya benar-benar mengandung banyak pelajaran, Mas, khususnya buat saya….
    Ditter Postingan Terbaru….Resensi BukuMy Profile

    Reply
  7. author

    Angga3 years ago

    ane baca cerita2 nya seru juga bro
    niat juga mas bro sampe ngumpulin cerita sebanyak itu
    haji itu salah satu Rukun Islam loh
    kayak sholat
    kalau mampu (istato’a) ya segera lah dilaksanakan
    Angga Postingan Terbaru….Namanya Juga Bocah!My Profile

    Reply
    • author
      Author

      Rizky Mahrizal3 years ago

      sebenarnya saya juga tak niat kok mas, cuma karena saya sering denger cerita – cerita orang, makanya saya bikin postingan saja siapa tahu ada manfaatnya dan bisa di ambil hikmahnya.

      Reply
  8. author

    Nurul Imam3 years ago

    Saya ada niatan haji sih, tapi belum punya duit 🙁
    Nurul Imam Postingan Terbaru….Perbedaan XHTML Dengan HTMLMy Profile

    Reply
    • author
      Author

      Rizky Mahrizal3 years ago

      yang penting kan punya niat dulu mas, sembari terus berusaha dan berdoa, Insya Allah Allah SWT pasti akan memudahkan jalannya

      Reply
  9. author

    Plagiart™3 years ago

    duit halal dan barokah untk haji itu yang penting….
    Plagiart™ Postingan Terbaru….Kerjakan Deadline atau TersingkirMy Profile

    Reply
  10. author

    Nakusan Bali3 years ago

    kalau orang sudah punya bernadzar, jangan sampai di ingkari. karenah bernadzar itu dari ucapan kita sendiri.

    ceritanya sangat bagus dan bisa untuk pembelajaran.
    Nakusan Bali Postingan Terbaru….Djarum Sirkuit Nasional Bali Open 2013My Profile

    Reply
    • author
      Author

      Rizky Mahrizal3 years ago

      ada pepatah bilang “Mulut mu harimaumu” apalagi ucapan itu di saksikan oleh banyak orang, dan ucapan itu adalah doa, dan setiap doa itu di aminkan, siapa tahu yang mengaminkan itu pas waktunya ijabah, jadi kalau sampai mengingkari efeknya di tanggung sendiri.

      Reply
  11. author

    Intan Sudibjo3 years ago

    mungkin itu hukuman dari Allah karena telah menyepelekan kesempatan dan rezeki. ada kesempatan dan niat harus langsung cabut, jangan kaya cerita di atas, bisa konyol nantinya 😀
    Intan Sudibjo Postingan Terbaru….Kekurangan PPC Chitika dan Dampak pada Loading BlogMy Profile

    Reply
    • author
      Author

      Rizky Mahrizal3 years ago

      Mungkin itu peringatan dari Allah untuk HambaNya agar intropeksi diri dan segera menyadari kesalahannya dan melakukan perubahan / kembali ke niat semula

      Reply
  12. author

    munir ardi3 years ago

    cerita yang sangat menginspirasi mas rizky , semoga kita memiliki niat tulus kesana

    Reply
    • author
      Author

      Rizky Mahrizal3 years ago

      Iya Bang, harus dimiliki niat yang tulus Allah SWT pasti akan memudahkan

      Reply
  13. author

    Nandar3 years ago

    Kalau mau berhaji memang harus punya niat dari sekarang soal rezeki kita serahkan kepada Allah SWT. Insya Allah kita semua bisa melaksanakan ibadah haji itu.
    Nandar Postingan Terbaru….Blog dengan tema yang fokus lebih sukses?…My Profile

    Reply
    • author
      Author

      Rizky Mahrizal3 years ago

      Saya sepakat mas nandar yang penting niat dulu harus di punya, selanjutnya berdoa dan usaha selebihnya biarlah Allah SWT yang akan memudahkan ntah bagaimanapun caranya

      Reply
  14. author

    Informasi Dari Blogger3 years ago

    semoga ini menjadi pelajaran bagi para manusia yang mampu..
    Informasi Dari Blogger Postingan Terbaru….Daftar Harga PSP Terbaru Oktober 2013My Profile

    Reply
    • author
      Author

      Rizky Mahrizal3 years ago

      iya sob, semua bisa jadi pahan pembelajaran untuk tidak meneremehkan uang / niat untuk berhaji, karena itu kan ibadah wajib bagi yang mampu, secara fisik maupun finansial

      Reply
  15. author

    Ririn3 years ago

    Saya kemarin di tawarin bapak untuk naik haji. Intinya mau di daftarkan sekarang karena harus nuggu 15 tahun baru bisa naik haji. Tapi saya malah bingung soalnya belum punya pikiran sampai kesitu sih hehe 😀

    Reply
    • author
      Author

      Rizky Mahrizal3 years ago

      di trima saja mb’ ririn, bener banget itu, soalnya nunggunya lama banget, dari pada di tunda2 tak baik, yang pentingkan daftar dulu berarti kan sudah punya niat, masalah mungkin biayanya, Insya Allah, Allah SWT pati akan memudahkan apalagi itukan untuk ibadah, menjalankan ibadah wajib yang ke 5

      Reply
      • author

        Ririn3 years ago

        Ok mas terimakasih banyak atas saran nya ya. Nanti akan saya pikir-pikir lagi hehe 🙂

        Reply
  16. author

    bimbel murah online3 years ago

    harus ada niat kalau mau pergi haji,

    Reply
  17. author

    pahan3 years ago

    panjangnya.hehe. kalau ada rezeki, dahulukan yang rukun islam ni.hehe
    pahan Postingan Terbaru….Bonus – Segmen Kau bertanya Kami menjawabMy Profile

    Reply
    • author
      Author

      Rizky Mahrizal3 years ago

      kepanjangan yah mas pahan, jadi g nyaman bacanya, saya sepakat urusan ibadah harus di utamakan

      Reply
  18. author

    giewahyudi3 years ago

    Lha itu duit yang kebakar ada asuransinya ga ya? Hehehehe. Makanya kalau kaya jangan disimpen, dibagi sama yang membutuhkan..
    giewahyudi Postingan Terbaru….Mencari Ide Inovasi untuk Desa, Layanan Kesehatan, dan IbuMy Profile

    Reply
    • author
      Author

      Rizky Mahrizal3 years ago

      kalau urusan asuransi saya kurang tahu mas, sepakat, berbagi itu indah ada sensasinya dan nikamt tersendiri

      Reply
  19. author

    Khairul Zamri3 years ago

    menarik ceritanya terima kasih mas 🙂
    Khairul Zamri Postingan Terbaru….Bermula Kerja Hari KhamisMy Profile

    Reply

Leave a reply "Akibat Meremehkan Uang Untuk Berhaji"

CommentLuv badge

Must read×

Top