var id = "d3b932cbd4ba4e02e8b4dc8bf750ad647ffc23b6"; class="post-template-default single single-post postid-354 single-format-standard kentooz" id="top">

Masuk Neraka Siapa Takut | Sosok Ibu yang Sabar

Di Kompetisi 9470 views
Cara Menghasilkan Uang USD 50 Perhari

Masuk Neraka Siapa Takut | Sosok Ibu yang Sabar – Kalau baca judulnya agak sedikit horor kali yah, tapi tenang sob, ini bukanlah sesuatu hal yang horor, itu adalah judul sebuah acara Give Away Fiesta Tali Kasih Blogger 2013 yang di adakan oleh Pak Hariyantowijoyo yang blognya Blog of Hariyanto, sudah tahu kan, tentu sudah donk.

Ok, kembali ke topik Sosok Ibu yang Sabar, saya ada cerita nih sob, cerita ini saya terinspirasi oleh sebuah kisah Seorang ibu yang mendoakan anaknya menjadi Imam Besar Masjidil Haram, kisahhnya silakan di cari sendiri yah sob di google banyak kok dan saya yakin sobat blogger semua sudah tahu siapa yang saya maksud dan saya terinspirasi juga sama cover sebuah buku yang berjudul “Keramat Doa Ibu Mengubah Takdir“. Ceritanya mungkin tidak sama dengan cerita saya, hanya terinspirasi saja, dan berikut ceritanya.

Sewaktu saya masih SD dulu dikampung saya ada seorang anak yang bandel / nakalnya sudah kelewatan, namanya adalah Imam Mudhofir ia teman kecil saya, anak paling kecil dari 6 bersaudara, ayahnya bernama Pak Marijan sedangkan ibunya bernama Ibu Siti, Pak marijan Sendiri adalah adik dari ayahnya ayah saya. Pak Marijan dan Ibu Siti mereka berdua adalah pedagang sayur di sebuah pasar Gambar Wonodadi Blitar.

Imam Mudhofir tiap kali  ibunya ke pasar selalu ingin ikut, kalau gak boleh ibunya di seret – seret termasuk sepedahnya dan juga di tendangin ibunya sampai – sampai ibunya nangis dan itu dilakukannya hampir tiap hari tanpa ada satupun orang yang berani mencegahnya, berani mencegah bakalan di bawain parang / arit sama itu anak. dalam kondisi seperti itu orang – orang di sekitarnya cuma bisa melihat dan mendengarkan saja kelakuan dan teriakan – teriakannya pada ibunya, bahkan ayahnya sendiri tak berani juga mecegahnya.

Imam Mudhofir di sekolah SD dulu juga termasuk paling bandel, sampai – sampai gurunya di bikin jengkel kalau ngajar dia dan yang paling sering bolos sekolah, hingga suatu ketika ia terpaksa di keluarkan dari sekolah dan di kembalikan ke orang tuanya karena pihak sekolah sudah tidak tahu lagi harus bagaimana mengajarnya, sang orang tua pun tidak tanya kenapa ia di keluarkan dari sekolah, tentunya pihak orang tua sudah sangat memaklumi. Jangankan di sekolah, di rumah saja kelakuannya sudah kelewat batas untuk ukuran anak SD, setelah di keluarkan dari sekolah bukannya kelakuannya berubah justru malah semaki menjadi – jadi hingga sampai ia dewasa, mungkin sudah setingkat SMP waktu itu

Dari 6 bersaudara Kakaknya yang paling tua sedang di pesantren, kakaknya yang ke dua dan ketiga selesi dari pesantren nikah dan ikut suaminya, kakaknya yang nomor 4 kerja di luar negeri, kakaknya yang nomor 5 perempuan di rumah, jadi di rumah cuma ada dia, bapak dan ubunya serta kakak perempuannya yang nomor 5.

Hingga puncak dari kenakalannya, seingat saya dulu ia minta uang buat beli peralatan elektronika, karena dia pengen punya Tape dan Amplifier yang kebetulan temannya yang sedang di situ bisa merakitkan untuknya, uang yang di minta waktu itu tak sedikit jumlahnya untuk merealisasikan ke inginannya, orang tuanya yang cuma pedagang sayur kecil tak bisa memberinya uang sebanyak itu, dia dah ngotot – ngotot pokoknya harus di kasih dan orang tuanya tetap tak bisa memberinya uang, ia ngamuk sejadinya.

Puncak dari kemarahannya ia merobohkan tembok rumahnya yang sudah termakan usia, tak berhenti sampai di situ saja lalu ia memanjat genteng rumahnya dan merontokkan hampir setangah genteng rumahnya, orang tua serta orang sekitar rumah hanya bisa melongo menyaksikan kelakuannya, “kok enek yw bocah kelakuane koyo ngunu kui, jan wes durhaka bocah iki” celetuk orang di samping saya waktu itu yang masih saya ingat sampai sekarang.

Beberapa bulan kemudian kakaknya yang kerja di luar negri di Malaysia pulang kampung ambil cuti, sesampainya di rumah kakaknya merasa heran melihat kondisi rumah yang berantakan, waktu di tanya kenapa ? ibunya berusaha menutupi kelakuan adiknya yang sudah kelewatan, walaupun kakaknya sebenarnya sudah tahu kelakuan adiknya, cuma tak pernah terfikirkan sampai seperti itu, tembok beserta sebagian genteng rumah di robohkan dan di rontokkan. melihat kondisi rumah seperti itu kakaknya juga belum bisa banyak membantu dan hanya baru sebatas membelikan terpal dan asbes untuk menutup sebagian yang rusak / berantakan agar tidak kemasukan air saat hujan.

Selesai ambil cuti, kakaknya kembali berangkat untuk melanjutkan kerja di Malaysia dengan mengajak adiknya serta 2 orang teman kakaknya. kurang lebih setahun kerja di malaysia gajinya di kirimkan ke kampung untuk melunasi hutang yang di pakainya berangkat kerja ke Malaysia dan sebagian lagi di tabung untuk perbaikan rumahnya yang sudah di obrak abrik. Selama kerja di Malaysia menurut cerita yang saya dapatkan,  ia sudah berubah total tak lagi nakal seperti saat di kampung, mungkin ia sadar betapa susahnya mencari uang seperti halnya orang tuanya dan ia benar – benar merasakan itu semua, bahkan selama di sana (Malaysia) ia sangat – sangat baik dan sangat menghormati teman – teman kerjanya, bahkan saat di kunjungi teman – temannya saat libur kerja ia tak mau membiarkan begitu saja, walaupun cuma minuman ringan  atau makanan – makanan kecil sebagai tanda penghormatan kepada teman kalau orang jawa bilang (ngajeni konco), itulah kenapa ia sangat di senangi bahkan di ajeni / di hormatin teman – temannya selama kerja di Malaysia, sampai ia pulang kampung, menikah dan sekarang sudah punya anak, sudah tak lagi seperti dulu yang nakal dan urakan, jadi lebih sabar dan lebih taat dalam beribadah, Alhamdulillah. Saya sendiri kalau ngobrol – ngobrol dengannya dan bercerita tentang masa lalu cuma bisa senyam senyum saja, kadang saya / teman saya berfikir kok bisa yah kelakuan seperti itu dulu. tapi ya itulah hidup semua bagian dari proses perjalanan hidup setiap manusia karena pastinya setiap orang punya pengalaman masing – masing.

Allah SWT memberikan hidayahNya bisa lewat berbagai cara, salah satunya dengan cara mensetting seperti itu kelakuannya untuk perubahan yang lebih baik kelak, selain itu juga berkat kesabaran dan doa orang tua khususnya doa ibunya untuk kebaikan anak – anaknya, meskipun ibunya di perlakukan seperti itu tapi saya lihat ibunya tak pernah sekalipun marah – marah, sekalipun dalam kondisi marah beliau tak pernah berkata – kata buruk pada anaknya, ini dapat di jadikan pelajaran dan teladan untuk para Ibu dan juga calon ibu juga orang tua khususnya untuk senantiasa mendoakan kebaikan anak – anaknya, salah satu doa yang tidak terhalang yaitu doa orang tua kepada anak – anaknya.

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ يُسْتَجَابُ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ

“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua pada anaknya.” (HR. Ibnu Majah)———————————————-

لاَ تَدْعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ وَلاَ تَدْعُوا عَلَى أَوْلاَدِكُمْ وَلاَ تَدْعُوا عَلَى أَمْوَالِكُمْ لاَ تُوَافِقُوا مِنَ اللهِ سَاعَةً يُسْأَلُ فِيْهَا عَطَاءٌ فَيَسْتَجِيْبُ لَكُمْ

“Jangan kalian berdoa kejelekan untuk diri kalian, dan jangan berdoa kejelekan untuk anak-anak kalian, dan jangan berdoa kejelekan untuk harta benda kalian, karena tidaklah kalian bertemu dengan waktu yang mustajab (bila minta kepada Allah pasti akan dikabulkan) melainkan Allah mengabulkan doa kalian.” (HR. Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim)

Semoga dapat bermanfaat dan dapat di ambil hikmahnya dari cerita di atas, terima kasih

 

Artikel ini diikutkan sebagai peserta Fiesta Tali Kasih Blogger 2013 BlogS Of Hariyanto – Masuk Neraka Siapa Takut!!!???

Pencarian Terkait

Tags: #Cerita

author
Penulis: 
4 Hadiah Besar untuk Pemenang Lomba Blog Momobi.id
4 Hadiah Besar untuk Pemenang Lomba Blog Momobi.id
4 Hadiah Besar untuk Pemenang Lomba Blog
Toko Modern FASTPAY Solusi Belanja Online Tanpa Transfer
Toko Modern FASTPAY Solusi Belanja Online Tanpa Transfer
Toko Modern FASTPAY Solusi Belanja Online Tanpa
Manfaat Federal Matic 2x Revolusi Dingin untuk Motor Anda
Manfaat Federal Matic 2x Revolusi Dingin untuk Motor Anda
Manfaat Federal Matic 2x Revolusi Dingin untuk
Axioo Gadget Indonesia Keren Gak Bikin Kere
Axioo Gadget Indonesia Keren Gak Bikin Kere
Axioo Gadget Indonesia Keren Gak Bikin Kere
Baca Juga×

Top