Puisi Tangis Soekarno

In Penulis Tamu

Tangis SoekarnoTangis Soekarno

Tak lelah kau berjuang

Menelan pahitnya penjara

Menyaksiakan penjajah menjadi raja di negeri ini

Dan merasakan sakitnya penjajahan

Menyaksikan….

Darah seolah air

Tergenang dimana – mana

Nyawa seolah tak berharga

Pembunuhan di mana – mana

Membayangkan “Merdeka” bagi negeri ini

Seolah hasrat menggenggam air

Seolah hasrat menggenggam matahari

Seolah hasrta menyatukan bumi dan langit

Namun…..

Tuhan tak menghendaki bayangmu

tuhan melebur bayang semu mu

Mancabut khayal burukmu

Luluhnya hiroshima

Hancur leburnya nagasaki

Membuka gerbang kemerdekaan negeri ini

Indonesia…

Kini kau di gerbang kemerdekaan mu

namun tidak untuk soekarno

diri itu masih terbelenggu

diri itu masih terpenjara hasrar

Hasrat tuk membangun negeri ini

kau termenung

Kau berpikir..

Dan kau menangis…

Membayangkan diri itu tak mampu

Tak mampu tuk membangun negeri ini…

Lagi – lagi…

Tuhan datang dengan karunianya

Membuka setitik jalan pikirmu

Tuk membangun pondasi negeri ini

Pancasila…

5 butir mutiara indah kau temui

Tuk menjadi dasar pondasi negeri ini

Dari dalam negeri ini sendiri…

Indonesia…

Penulis Pipih Rapiah Nurhidayah (pipih98.wordpress.com)

Related Search

Tags: #Pipih Rapiah Nurhidayah #Puisi #Syair

author
Sebuah Blog Layanan Jasa Review | Jasa Review Website | Jasa Review Blog | Jasa Review Produk | Jasa Listrik | Content Placement. Minat Menggunakan Jasa Blog Rizkyzone ? Silakan kontak melalui Email : rizkythoriqzone@gmail.com | Call/SMS : 085 755 070 200 | BBM : 74679cf5 | FB : Facebook.com/keihinkitaco
Diantara Cakrawala Kelabu
Diantara Cakrawala Kelabu – Burung layang itu

Leave a reply "Puisi Tangis Soekarno"

CommentLuv badge

Must read×

Top