Waktuku

Sukanto Tanoto Mengungkap Caranya Meraih Kesuksesan

In Content Placement, Inspirasi 60 views

Sukanto Tanoto Mengungkap Caranya Meraih KesuksesanSukanto Tanoto Mengungkap Caranya Meraih Kesuksesan – Rizkyzone.com Melihat keberhasilan yang diraih oleh Sukanto Tanoto pasti banyak pihak yang ingin mengikuti jejaknya. Beruntung pendiri Royal Golden Eagle (RGE) itu mau mengungkap caranya dalam meraih kesuksesan.

Kisah Sukanto Tanoto dalam mendirikan serta membesarkan Royal Golden Eagle memang inspiratif. Ia membuktikan bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Buahnya pasti dapat dinikmati kelak kemudian hari.

Sukanto Tanoto Mengungkap Caranya Meraih Kesuksesan

Namun, secara khusus, Sukanto Tanoto menyebut ada dua faktor yang menentukan karier seseorang.

“Hanya ada dua faktor utama yang mengarah pada kesuksesan dalam karier seseorang, satu adalah ketekunan dan yang lainnya adalah keberuntungan,” ujar Sukanto Tanoto.

Keberuntungan merupakan faktor yang kehadirannya tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu, bagi siapa saja yang ingin meraih kesuksesan, Sukanto Tanoto menyarankan untuk mampu tekun dalam melaksanakan pekerjaannya.

“Dalam sebagian besar waktu, usaha manusia memainkan peran yang menentukan antara keberhasilan dan kegagalan,” papar pria kelahiran Belawan itu.

Sukanto Tanoto sudah mampu membuktikan ucapannya. Ia selalu mampu dengan tekun melaksanakan semua pekerjaannya. Contoh nyata ketika menekuni industri kayu lapis pada era 1970-an.

Saat itu, usia Sukanto Tanoto yang lahir pada 25 Desember 1949 tersebut belum mencapai 30 tahun. Namun, ia telah memiliki bisnis sendiri yang terkait general contractor dan supplier. Klien utamanya kala itu adalah perusahaan dari industri minyak.

Pada 1970-an, Sukanto Tanoto menemukan kejanggalan di Indonesia. Negeri kita kaya kayu karena begitu mudah menumbuhkan pohon. Namun, anehnya, orang-orang harus mengimpor kayu lapis dari Taiwan atau Jepang. Lebih ironis, harga yang mesti dibayar sangat mahal.

Bersamaan dengan itu, Sukanto Tanoto tahu persis pemerintah Indonesia tengah bersiap untuk melarang ekspor kayu gelondongan. Pengusaha harus mampu membuat produk untuk meningkatkan nilai tambah kayu.

Kondisi itu segera membuat Sukanto Tanoto bergerak untuk membuat pabrik kayu lapis. Tindakannya itu dinilai berani oleh pihak lain. Pasalnya, berbeda dengan ekspor kayu, Sukanto Tanoto harus mau bersabar dan tekun membuat produk kayu lapis terlebih dulu sebelum mengekspornya. Kurun waktu yang dibutuhkan lebih lama. Hal itu juga semakin bertambah kalau memperhitungkan masa “menunggu” untuk menanam pohon hingga memanennya menjadi bahan baku.

Akan tetapi, tekad Sukanto Tanoto tetap keras. Dalam kurun waktu 12 bulan, proses pembuatan pabrik kayu lapis selesai. Akhirnya pada 1975, pabrik kayu lapisnya diresmikan oleh Presiden Indonesia saat itu, Soeharto, bersama tujuh orang menterinya.

Ketekunan juga diperlihatkan oleh Sukanto Tanoto ketika mengembangkan berbagai anak perusahaan Royal Golden Eagle lain. Dalam industri pulp dan kertas serta kelapa sawit yang ditekuninya, ketekunannya terlihat jelas.

Di dua industri tersebut, ia harus bersabar. Selain membangun pabrik, Sukanto Tanoto mesti rela menunggu pohon akasia dan kelapa sawit yang menjadi bahan baku siap dipanen. Untuk pohon akasia, Sukanto Tanoto harus menunggu selama lima tahun terlebih dulu. Sedangkan waktu panen pertama kelapa sawit adalah tiga tahun setelah ditanam.

Namun, ketekunannya berbuah manis. Sekarang Royal Golden Eagle berkembang pesat. Dari perusahaan skala lokal, grup yang berdiri pada 1973 dengan nama awal Raja Garuda Mas ini telah menjadi korporasi kelas internasional. Skala bisnisnya yang besar tergambar nyata dari aset yang mencapai 18 miliar dolar Amerika Serikat serta karyawannya yang sejumlah 60 ribu orang.

Bukan hanya itu, ruang lingkup bisnis RGE yang kompleks memperlihatkan ketekunan Sukanto Tanoto. Selain pulp dan kertas serta kayu lapis, Royal Golden Eagle juga berkecimpung dalam industri selulosa spesial, viscose fibre, serta pengembangan energi.

Lebih hebat lagi, semua itu dirintis oleh Sukanto Tanoto dari nol. Dari tidak punya pengalaman sama sekali, ia berani menerjuninya. Dengan tekun ia belajar seluk-beluk industrinya sehingga akhirnya mampu menguasainya. Tanpa ketekunan, bagaimana hal itu dapat diraih?

“Saya memberi contoh bagi orang lain, dan saya percaya untuk tetap apa adanya. Lebih penting lagi, saya selalu rajin dan hemat, bekerja keras dalam bisnis saya,” ujar Sukanto Tanoto.

DIPADU DENGAN KERJA KERAS

Sukanto TanotoMenurut Sukanto Tanoto, faktor kedua yang tak kalah penting dalam meraih kesuksesan adalah keberuntungan. Sepintas ini dinilai hanya berkaitan dengan nasib seseorang. Namun, di mata Sukanto Tanoto berbeda. Ia menyebut keberuntungan bisa diupayakan.

Bagaimana caranya? Sukanto Tanoto menggaris bawahi kerja keras sebagai kunci semuanya. Menurutnya, memiliki kemamuan untuk bekerja keras dengan tekun akan bisa mendatangkan keberuntungan.

“Saya percaya pada kerja keras untuk mencapai sesuatu. Karena keberuntungan melibatkan waktu yang tepat, lingkungan yang kondusif, dan faktor manusia. Tiga faktor ini harus datang bersamaan, barulah keberuntungan terjadi,” ucap Sukanto Tanoto.

Ia mempraktikannya dengan baik ketika krisis moneter melanda Asia dan Indonesia secara khusus pada sekitar 1997. Kala itu, dampaknya sangat fatal. Banyak perusahaan yang kolaps sehingga memutus hubungan kerja dengan para karyawanya.

Sukanto Tanoto bukannya tidak mengalami nasib tersebut. Sama saja. Bahkan, bebannya kian berat karena kala itu ia tengah membangun pabrik pulp dan kertas. Nilai dolar yang meningkat drastis atas rupiah amat membebaninya. Ia tidak mendapat dana kredit dari asing serta nilai utangnya pun membengkak.

Dalam kondisi seperti itu, mewujudkan pabrik pulp dan kertas seperti hanya mimpi. Mesin yang dia pesan tidak datang, sedangkan yang sudah datang tidak bisa dipasang. Akibatnya krisis keuangan untuk membiayai proyek langsung terjadi.

Situasi yang sulit itu akhirnya membuat Sukanto Tanoto memperlihatkan semangatnya untuk bekerja keras. Ia rela membuat keputusan paling pahit yakni melepas asetnya yang ada di Tiongkok.

“Salah satu prinsip bisnis saya adalah bahwa saya akan melunasi semua utang saya karena kredibilitas sangat penting. Keputusan pertama saya adalah menjual pabrik di Changshu, Tiongkok, untuk memperoleh uang tunai, ini merupakan sebuah keputusan yang sulit dan menyakitkan. Saya menggunakan uang tunai untuk membangun pabrik di Kerinci sehingga begitu pabrik mulai berproduksi, akan ada hasil untuk membayar utang,” ujar Sukanto Tanoto.

Langkahnya itu dinilai sangat berani. Ketika semua pihak menahan diri untuk berinvestasi, ia malah bertindak sebaliknya. Sukanto Tanoto mau mengambil risiko besar meski tahu persis kondisi perekonomian Indonesia belum tentu bisa kembali normal.

“Bagi saya, keputusannya itu perlu visi dan nyali. Ia selalu berkata kepada saya bahwa mesin bagus yang tidak terpasang sama saja dengan mesin rusak,” ujar puteranya, Anderson Tanoto.

Akhirnya, dengan tekun Sukanto Tanoto terus membangun pabrik pulp dan kertasnya leeat kerja keras secara bertahap. Hasilnya kini terlihat nyata. APRIL Group yang didirikannya mampu berkembang menjadi salah satu pemain penting dalam industri pulp dan kertas di dunia. Mereka mampu memproduksi 2,8 juta ton pulp dan 1,15 juta ton kertas per tahunnya.

Jadi, siapa saja sebenarnya bisa mengikuti jejak Sukanto Tanoto untuk meraih kesuksesanya. Caranya adalah orang itu harus mau tekun dan bekerja keras supaya keberuntungan datang menghampirinya.

Suka dengan Artikel diatas, Yuk di Share ke Sosial Media Kalian

Related Search

Tags: #Cerita #Informasi #tips

author
Author: 
Sebuah Blog Layanan Jasa Review | Jasa Review Website | Jasa Review Blog | Jasa Review Produk | Jasa Listrik | Content Placement. Minat Menggunakan Jasa Blog Rizkyzone ? Silakan kontak melalui Email : rizkythoriqzone@gmail.com | Call/SMS : 085 755 070 200 | BBM : 74679cf5 | FB : Facebook.com/keihinkitaco
3 Prosedur Mengembalikan Uang Korban Penipuan Transaksi Online
3 Prosedur Mengembalikan Uang Korban Penipuan Transaksi Online
4 Prosedur Mengembalikan Uang Korban Penipuan Transaksi
Matahari Mall Siapkan Promo Superbol Untuk Menyambut HARBOLNAS
Matahari Mall Siapkan Promo Superbol Untuk Menyambut HARBOLNAS
Matahari Mall Siapkan Promo Superbol Untuk Menyambut

Leave a reply "Sukanto Tanoto Mengungkap Caranya Meraih Kesuksesan"

CommentLuv badge
Must read×

Top